Standardisasi dalam Produk Perangkat Keras | PKK
Standardisasi dalam Produk Perangkat Keras | PKK - Baiklah disini saya akan menjelaskan serta sharing kepada teman-teman dengan melanjutkan pembahasan kemarin yaitu Produk Kreatif dan Kewirausahaan atau biasa disebut dengan PKK terkait Pembelajaran TKJ. Pada saat ini saya akan membahas tentang PENGUJIAN PRODUK PERANGKAT KERAS pada bagian Standardisasi dalam Kaitannya dengan Pengujian Perangkat Keras yaitu Standardisasi dalam Produk Perangkat Keras. Langsung saja simak penjelasannya dibawah ini.
Pengujian produk merupakan syarat ketika suatu produk menjadi produk jadi. Produk jadi mengalami pengujian untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan suatu produk. Pengujian produk sangat penting karena hal tersebut berkaitan dengan perlindungan konsumen. Berikut penjelasan mengenai pengujian produk dan perlindungan konsumen dalam produk perangkat keras!
Pengujian Produk Perangkat Keras
B. Standardisasi dalam Kaitannya dengan Pengujian Perangkat Keras
3. Standardisasi dalam Produk Perangkat Keras
Standardisasi produk perangkat keras dan lunak diatur dalam dokumen bernama IT Hardware and Software Standards dan ISO.
a. IT Hardware and Software Standards
IT Hardware and Software Standards adalah dokumen yang berisi tentang spesifikasi apa saja yang wajib ada pada suatu produk perangkat keras dan lunak. Standardisasi tersebut berguna untuk memastikan ketahanan dan efisiensi perangkat keras dan lunak.
b. ISO
Dalam hubungannya dengan perangkat keras, perusahaan-perusahaan perangkat keras harus bisa memenuhi spesifikasi perusahaan perangkat keras harus bisa memenuhi spesifikasi perangkat keras sesuai dengan ISO 9001.
ISO 9001 adalah keluarga dari sistem standar manajemen mutu yang dirancang untuk membantu organisasi dalam memastikan bahwa organisasi dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan stake holder-nya serta dapat memenuhi persyaratan perundangan, hukum dan peraturan yang terkait dengan produk atau jasanya. ISO 9001 berkaitan erat dengan dasar dasar dari sistem manajemen mutu.
Badan sertifikasi adalah pihak ketiga yang memberikan konfirmasi secara independen yang menyatakan bahwa organisasi sudah memenuhi persyaratan ISO 9001. Ada lebih dari satu juta perusahaan atau organisasi di seluruh dunia yang telah disertifikasi dan menjadikan ISO 9001 salah satu alat manajemen yang paling banyak digunakan di dunia saat ini.
ISO 9001: 2015 adalah standard dokumen (standard persyaratan) yang mencantumkan persyaratan yang harus dijalankan oleh organisasi dan harus dijaga implementasinya. Ada beberapa dokumen standard yang berbeda dalam family ISO 9000, tapi hanya ISO 9001-2015 yang bisa disertifikasi. ISO 9001:2015 adalah standar terbaru dari Sistem Manajemen Mutu ini, dan pada 2015 adalah tahun revisi terbaru dari sistem Manajemen Mutu pada ISO 9001.
Sertifikasi ISO 9001:2015 adalah suatu standar internasional untuk Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu atau Sertifikasi Sistem Manajemen Kualitas. Sertifikasi ISO 9001: 2015 menetapkan persyaratan-persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu sertifikasi Sistem Manajemen Kualitas, yang bertujuan untuk menjamin bahwa organisasi akan memberikan produk (barang dan atau jasa) yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh badan standar dunia (ISO).
Bila sudah lulus audit dan meraih sertifikasi ISO 9001:2015 berarti organisasi atau perusahaan tersebut telah memenuhi Persyaratan-persyaratan yang ditetapkan. Hal ini dapat memenuhi kebutuhan spesifik dari pelanggan, di mana organisasi yang dikontrak itu bertanggung jawab untuk menjamin kualitas dari produk-produk tertentu, atau merupakan kebutuhan dari pasar tertentu, sebagaimana ditentukan oleh organisasi.
Sertifikasi ISO 9001: 2015 bukan merupakan standar produk, karena tidak menyatakan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh produk (barang dan/atau jasa). Tidak ada kriteria penerimaan produk dalam Klausul Sertifikasi ISO 9001:2015, sehingga kita tidak dapat menginspeksi suatu produk terhadap standar-standar produk.
Sertifikasi ISO 9001:2015 hanya merupakan standar sertifikasi Sistem Manajemen Mutu atau Sertifikasi Sistem Manajemen Kualitas. Dengan demikian apabila ada perusahaan yang mengiklankan bahwa produknya telah memenuhi standar internasional, merupakan hal yang salah dan keliru, sebab manajemen perusahaan hanya boleh menyatakan bahwa sertifikasi Sistem Manajemen kualitasnya yang telah memenuhi standar internasional, bukan produknya yang berstandar internasional, karena tidak ada kriteria pengujian produk dalam Sertifikasi ISO 9001:2015. Bagaimanapun diharapkan bahwa produk yang dihasilkan dari suatu sertifikasi Sistem Manajemen Kualitas Internasional akan berkualitas baik (standar) juga memenuhi harapan pelanggan. Persyaratan-persyaratan dan rekomendasi dalam ISO 9001 diterapkan pada manajemen organisasi yang memasok produk, sehingga akan memengaruhi bagaimana produk itu didesain, diproduksi, dirakit, ditawarkan dan lain-lain.
1) Beberapa Prinsip Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu Berdasarkan Sertifikasi ISO 9001:2015
Sertifikasi Sistem Manajemen Kualitas Mutu atau sertifikasi sistem manajemen kualitas internasional berdasarkan Sertifikasi ISO 9001:2015 lahir berlandaskan delapan prinsip sertifikasi sistem manajemen mutu atau sertifikasi sistem manajemen kualitas. Di mana prinsip-prinsip ini dapat digunakan oleh manajemen senior sebagai suatu perangkat kerja (framework) yang membimbing organisasi menuju peningkatan kinerja.
Prinsip-prinsip ini diturunkan dari pengalaman kolektif dan pengetahuan dari ahli-ahli internasional yang berpartisipasi dalam komite teknik ISO/TC 176, yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mempertahankan standar-standar Sertifikasi ISO 9001:2015.
Delapan prinsip manajemen kualitas yang menjadi landasan penyusunan Sertifikasi ISO 9001:2015, yaitu:
Prinsip 1 : Fokus Pelanggan
Prinsip 2: Kepemimpinan
Prinsip 3 : Keterlibatan Orang lain
Prinsip 4 : Pendekatan Proses bisnis
Prinsip 5 : Pendekatan Sistem terhadap Manajemen organisasi
Prinsip 6 : Peningkatan Terus-Menerus (Continu Processes Inprovement)
Prinsip 7 : Pendekatan Faktual dalam Pembuatan Keputusan
Prinsip 8 : Hubungan Pemasok yang Saling menguntungkan
2) Lima Bagian Utama yang Menjabarkan Sistem Manajemen Organisasi Sebagaimana Diatur dalam Sertifikasi ISO 9001:2015
Sertifikasi ISO 9001:2015 juga menjabarkan bagaimana seharusnya sebuah sistem manajemen organisasi yang memenuhi standar Sertifikasi ISO 9001:2015, yaitu :
- Sistem Manajemen Kualitas
- Tanggung Jawab Manajemen
- Manajemen Sumber Daya
- Realisasi Produk
- Pengukuran, Analisis dan Peningkatan
Baca lanjutan dari Standardisasi dalam Kaitannya dengan Pengujian Perangkat Keras
3. Standardisasi dalam Produk Perangkat Keras
Baca Lanjutannya Disini :
Pengujian Produk Perangkat Keras
B. Standardisasi dalam Kaitannya dengan Pengujian Perangkat Keras
Nahh begitulah penjelasan tentang Standardisasi dalam Produk Perangkat Keras, Menarik bukan? Jika anda suka, share ke teman atau keluarga anda sehingga kita bisa saling mempelajari ilmu-ilmu terkait pembahasan pada artikel ini. Jika ada yang kurang dimengerti silahkan komentar dibawah yah😇😇😇
Jika anda ingin mencari atau melanjutkan pembahasan terkait dengan pembelajaran PKK silahkan cek di link berikut : Klik Disini
Demikianlah artikel pembahasan materi yang berjudul Standardisasi dalam Produk Perangkat Keras | PKK. Semoga bermanfaat bagi anda. Terima Kasih...
Posting Komentar untuk "Standardisasi dalam Produk Perangkat Keras | PKK"
Posting Komentar